FORUM BERBAGI BUDAYA POSITIF

 Forum Berbagi

RANCANGAN TINDAKAN UNTUK AKSI NYATA

MODUL 1.4.A.9.1

  Penerapan Budaya Kerja Implikasi P5 ( Projec Penguatan profil Pelajar Pancasila)

 Nama : Desi Azmarianty,S.Pd

Modul : Didiplin Positif dan Nilai Nilai Kebajiakan

 

1. Latar belakang

Disiplin Positif

Budaya postif yang dilakukan di lingkungan sekolah begitu besar pengaruhnya terhadap minat siswa dalam proses pembelajaran. Mereka lebih menikmanti dan bahagia ketika mengikutinya banyak pelajaran dan hal-hal baru mereka rasakan membuat mereka ingin berlama-lama disekolah.

Untuk mewujudkan budaya positif di sekolah, maka harus terbentuk disiplin positif dan nilai nilai kebajikan universal yang menjadi karakter murid dalam kehdupan sehari - hari.

Bapak Pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa

“dimana ada kemerdekaan, disitulah harus ada disiplin yang kuat.

Sungguhpun disiplin itu bersifat ”self discipline” yaitu kita sendiri yang

mewajibkan kita dengan sekeras-kerasnya, tetapi itu sama saja; sebab

jikalau kita tidak cakap melakukan self discipline, wajiblah penguasa

lain mendisiplin diri kita. Dan peraturan demikian itulah harus ada di

dalam suasana yang merdeka.

(Ki Hajar Dewantara, pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap

Merdeka, Cetakan Kelima, 2013, Halaman 470)

 Dari pemikiran KHD tersebut bahwa merdeka motivasi murid untuk belajar berasal dari dalam diri, hal ini disebut juga dengan adanya motivasi instrisik.

Nilai - nilai Kebajikan Universal

Nilai kebajikan adalah sifat positif manusia yang merupakan tujuan mulia yang ingin dicapai setiap individu. Nilai tersebut bersifat universal dan lintas bahasa, suku bangsa, agama maupun latar belakang.

 setiap perilaku / perbuatan memiliki suatu tujuan. (Dr. William Glasser pada teori kontrol, 1984)

 Dengan mengaitkan nilai-nilai kebajikan yang diyakini seseorang maka otivasi intrinsiknya akan terbangun, sehingga menggerakkan motivasi dari dalam ntuk mencapai tujuan yang mulia yang diinginkan (Diana Gossen,1998)

 Tumbuhnya disiplin positif dan nilai nilai kebajikan pada murid akan mendorong pembelajarn yang menyenangkan. Pembelajaran yang menyenangkan membuat siswa tumbuh dengan bahagia yang dapat membangun kemampuannya dan pandangannya. Sehingga  sekolah tidak hanya sebagai tempat hukuman baginya, bukan tempat mengahabiskan lembaran buku yang tidak  dia rasakan apa yang dia kerjakan. Ketika belajar menjadi sebuah kebutuhan maka siswa akan merdeka  untuk mencari arti kebermaknaan dari kegiatan belajar yang dilakukannya

 

2. Tujuan dari aksi nyata

Aksi nyata diharapkan dapat memicu terjadi perubahan pada lingkungan belajar, dengan peserta didik  yang memilki karakter profil pelajar pancasila, menerapkan disiplin positif dan nilai nilai kebajikan sebagai bentuk budaya positif., diharpkan perubahan dari hal-hal kecil yang di mulai dari diri sendiri, perubahan dengan teman sejawat dan peserta didik.  Budaya postif yang dilakukan di lingkungan sekolah begitu besar pengaruhnya terhadap minat siswa dalam proses pembelajaran. Mereka lebih menikmanti dan bahagia ketika mengikutinya banyak pelajaran dan hal-hal baru mereka rasakan membuat mereka ingin berlama-lama disekolah.

3. Tolak Ukur

Budaya positif penerapan Budaya kerja sebagai implikasi P5 di sekolah yaitu dapat dilihat dari  :

 Peserta  didik terbiasa menerapkan budaya 5 R

  Terlibat aktif, mandiri, kreatif dan bertanggung jawab dalam belajar

Tumbuhnya karakter mandiri, bekerjasama dalam menyelesaikan pekerjaan( gotong royong)

Berkembangnya rasa  kepedulian dalam mencintai diri sendiri dan peduli lingkungan

 Kreatif dan inovatif untuk menciptakan karya karya terbaik

4. Lini masa yang akan dilakukan

Ketika murid-murid kita memiliki motivasi tersebut, mereka telah memiliki motivasi intrinsik yang berdampak jangka panjang, motivasi yang tidak akan terpengaruh pada adanya hukuman atau hadiah. Mereka akan tetap berperilaku baik dan berlandaskan nilai-nilai kebajikan karena mereka ingin menjadi orang yang menjunjung tinggi nilai-nilai yang mereka hargai

Pihak yang terlibat dalam mewujudkan budaya positif untuk memebntuk karater profil pelajar pancasila adalah :

Kepala sekolah

Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan Sarana dan prasarana

Walikelas

Guru

Murid tenaga kepndidikan

Orangtua da

Masyarakat

 

Forum Berbagi bersama guru dan siswa

 


bukti karya berbagi di Platform Merdeka Belajar

https://youtu.be/SxYTHTkOCAc












 





Pendampingan indiviidu 1






 

 

 

















Komentar

Postingan populer dari blog ini

koneksi antar amteri modul 3.3