Literasi Digital

 

              DEMONTRASI KONTEKTUAL 

PERUBAHAN PRAKARSA DIRI KANVAS BAGJA 

MODUL 1.3A.6 PELATIAHAN CALON GURU PENGERAK ANGKATAN 6

MENINGKATKAN KOMPETENSI LITERASI DIGITAL   SISWA  DALAM PEMBELAJARAN 



ASSALAMUALAKUM,WRWB
SELAMAT BERTEMU KEMBALI SOBAT GURU YANG BERBAHAGIA

SALAM BAHAGIA 
 
 Demontrasi Kontektual modul 1.3 A6. kali ini kita akan mengupas tentang Pendekatan Inquiri Apresiatif  Kanvas BAGJA  untuk meningkatkan kompetensi   literasi digital siswa 




Pendekatan Inkuiri Apresiatif (IA) merupakan strategi perubahan kolaboratif yang berbasis kekuatan. IA merupakan solusi strategi perubahan yang tidak dimiliki oleh pendekatan lainnya. IA mengaktualisasi potensi masing masing individu dalam kelompok menjadi kekuatan yang luar biasa dalam melakukan perubahan. BAGJA merupakan langkah – langkah yang mengikuti pendekatan Inkuiri Apresiatif. BAGJA terdiri dari B = Buat pertanyaan, A= Ambil pelajaran, G = Gali mimpi, J = Jabarkan renncana dan A = Atur eksekusi. Langkah langkah BAGJA tersebut kami coba terapkan di lingkungan sekolah untuk mewujudkan perubahan  PRAKARASA DIRI untuk  peningkatan kompetensi literasi digital siswa dalam pembelajaran di SMKN 1 SUNAI RUMBAI

Berikut ini tahapan prakarsa perubahan kompetensi literasi digital dalam  pembelajaran yang kami upayakan di sekolah kami dengan mengikuti langkah langkah BAGJA, yang merupakan wujud nyata dari pendekatan Inkuiri Apresiatif (IA) :








Sementara  pengertian Literasi digital yang dikutip dari berbagai sumber adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari menyebarluaskan informasi. Ada begitu banyak media informasi digital yang dapat dimanfaatkan, namun sebaiknya kita jangan selalu menjadi konsumen literasi digital, tetapi belajar juga menjadi produsen dengan menghasilkan produk-produk literasi digital yang dibutuhkan masyarakat



PERAYAAN PEMBELAJARAN



PENYERAHAN BINTANG KEBAIKAN 



POCADI ( POJOK BACA DIGITAL)




  Pembelajaran Literasi Digital  adalah untuk menghasilkan Insan Indonesia yang kritis, kreatif, inovatif, dan produktif melalui upaya membangun keterampilan digital yang terintegrasi dengan pengetahuan lainnya, disertai dengan sikap dan afeksi digital (attitude and affective toward digital) menjadi insan berkarakter. Ada berbagai strategi pembelajaran di sekolah yang dikemas menggunakan berbagai pendekatan yang inovatif dan terpadu, diantaranya yaitu  collaborative learning, inquiry based learning, problem based learning, problem solving, project based learning, dan cooperative learning. Intinya literasi digital dalam pendidikan dasar dan menengah   ditandai dengan penguasaan keterampilan, kemampuan, dan sikap intelektual dalam menggunakan sistem komputer yang meliputi perangkat keras dan perangkat lunak, serta memanfaatkan dan memaknai informasi untuk mampu bersaing di tingkat global. hal ini relevan dengan dimensi profil pelajar pancasila mandiri dan inovatif dimana saat ini  siswa  dituntut untuk belajar mandiri dari berbagai sumber dan mampu berinovasi mengembangkan potensi diri sesuai dengan perkembangan zaman di era revolusi industri 4.0


Dharmasraya, 2 Oktober 2022
CGP0602 SUMBAR







Komentar

Postingan populer dari blog ini

koneksi antar amteri modul 3.3

FORUM BERBAGI BUDAYA POSITIF